Pengalaman Ikut Typing Contest

Wednesday, January 29, 2020 : 17:30
Pengalaman Ikut Typing Contest
Menang Juara 1 Typing Contest

Pernah dengar Typing Contest? Sebuah ajang lomba mengetik cepat, atau biasa disebut lomba fast fingers. Ini dia kisah pengalaman aku ikut Typing Contest.

Pengalaman Ikut Typing Contest

Berawal dari dikirimi poster lomba lewat grup WhatsApp, aku iseng untuk daftar Typing Contest ini. Syukurnya sih karena lomba ini dibuka untuk umum.

Typing Contest ini salah satu lomba dari rangkaian acara IFTECH alias Informatic Funfest Technology yang diadain salah satu perguruan tinggi di Bandar Lampung yakni UBL.

Aku memang nggak asing sih dengan mengetik cepat, karena waktu di SMK jurusan Administrasi Perkantoran, ada pelajaran khusus mengetik dengan 10 jari. Jadi aku memang udah menguasai dikit lah tekniknya. Hehe.

Tapi aku baru tau kalau skill ini sampai dilombakan. Karena merasa bisa, meskipun belum master (ceileh) jadi aku cukup percaya diri untuk daftar lomba ini.

Tepatnya Selasa, 28 Januari kemarin perlombaannya digelar. Pesertanya dari kampus - kampus dan kalangan umum yang ada di Lampung. Duh, ngerasa 'senior' secara usia sih sebenarnya. Hehe

Aku sempat ngerasa ciut, karena lawanku adalah juara pertama Typing Contest di acara serupa tahun lalu. Sementara peserta yang lain adalah segerombolan bujang - bujang yang mengaku gamers, yang katanya sih emang udah terbiasa kawanan sama keyboard.

Sistematis Typing Contest

Sistem lomba mengetik cepat ini kita akan diberi selembar kertas yang berisi teks sepanjang kurang lebih 500 sampai 600 kata dalam bahasa Inggris.

Peserta diberi waktu maksimal 10 menit untuk menyelesaikan mengetik teks yang udah disediain. Kriteria penilaian lomba ini adalah ketepatan dan kecepatan. Jadi, selain harus ngetik ngebut kalau bisa sebelum 10 menit udah beres, kita juga nggak boleh typo.

Tantangan banget deh, apalagi teks yang dikasih itu berbahasa Inggris. Padahal sebelumnya aku latihan dengan bahasa Indonesia. Huhu -.-

Menang Juara 1 Typing Contest

Setelah deg-degan dan sempat minder dengan lawan juara bertahan. Hasil pengumuman bikin aku cengar-cengir sendiri sambil nanya ke panitia berkali-kali, “Seriusan? Eh seriusan sih?” Haha

Aku dinyatakan menang juara 1 dong, gaesss...
Aku berhasil mengalahkan bujang-bujang gamers itu... #ketawabangga

Hasil penilaian, aku mampu menyelesaikan pengetikan teks selama 9 menit 1 detik, tanpa ada kata yang salah. Alias hasilnya sempurna.

Sesuatu banget buat aku yang baru pertama ini ikutan Typing Contest. Dari menang Typing Contest aku dapat thropy, sertifikat, dan sejumlah uang yang lumayan lah dibeliin somay bisa buat ganjel perut lapar. Eheheh...

Di luar dari hadiah, sebenarnya alasan aku ikut Typing Contest ini adalah untuk nantangin diri sendiri aja sih. Karena sok pedenya aku ini yang bisa ngetik 10 jari. Selain itu, yah buat pengalaman aja ikut-ikutan lomba. Sekalian buat dijadiin bahan tulisan di blog. Ehehehe... niat banget yah.

Tips Ngetik 10 Jari

Kalau untuk anak sekolah jurusan administrasi perkantoran, atau sekretaris udah gak asing sih sama ngetik 10 jari. Karena ini adalah bekal buat mereka.

Tapi, sebenarnya ngetik 10 jari ini penting loh dipelajarin apalagi buat orang yang memang kerja sehari-harinya ngetik. Eheheh... Seperti, para blogger misalnya, biar proses bikin tulisannya lebih cepat.

Jadi tipsnya supaya bisa ngetik 10 jari adalah...

1. Posisikan Jari-jari Tangan pada Tombol Keyboard

Pengalaman Ikut Typing Contest
posisi jari-jari tangan pada tombol keyboard

 

Manfaatkan semaksimal mungkin 10 jari tangan untuk menekan tombol-tombol keyboard. Jadi, setiap jari memiliki tombolnya sendiri-sendiri. Kurang lebih seperti ini:

Posisi jari tangan kiri pada keyboard

- Tempatkan jari telunjuk untuk menekan tombol huruf F, R, V, G, T, B, angka 4 dan 5,
- Tempatkan jari tengah ntuk menekan tombol huruf D, E, C, dan angka 3
- Tempatkan jari manis untuk menekan tombol huruf S, W, X, dan 2.
- Tempatkan jari kelingking  untuk menekan tombol huruf A, Q, Z, 1, Alt dan tanda ~, Tab, Caps Lock, Shift, Ctrl, dan tombol jendela / Windows.
- Posisi ibu jari untuk menekan spasi, bergantian dengan ibu jari tangan kanan.

Posisi jari tangan kanan pada keyboard

- Tempatkan jari telunjuk untuk menekan tombol huruf : J, H, U, Y, M, N, 7 dan 6
- Tempatkan jari tengah untuk menekan tombol huruf  K, I, koma (,) / tanda lebih kecil (<) dan 8 atau tanda bintang (*)
- Tempatkan jari manis untuk menekan tombol huruf L, O, 9 / tanda kurung kiri ( ( ), dan titik (.) / tanda lebih besar (>) serta Alt
- Tempatkan jari kelingking untuk menekan semua tombol keyboard yang ada di sebelah kanan, selain dari yang telah disebutkan di atas, yaitu mulai dari tanda titik dua (;), tanda petik (‘), enter, huruf P, tanda kurung siku ( { } / [ } ), garis miring ke kiri ( \ ), tanda Tanya ( ? ) / tanda miring (/), klik kanan (tanda seperti dokumen) serta Shift dan Ctrl kanan.
- Tempatkan ibu jari /jempol untuk menekan tombol spasi, bergantian dengan jempol kanan

2. Posisikan Duduk Ternyaman

Pengalaman Ikut Typing Contest
posisi duduk saat mengetik

 

Selain memperhatikan posisi jari, kita juga harus memperhatikan posisi duduk. Hal ini penting demi kesehatan kita juga.

Pastiin kita dalam posisi duduk ternyaman. Punggung harus dalam keadaan santai tapi nggak bungkuk. Posisi kepala juga jangan bungkuk atau condong banget ke depan. Biar gak pegal, dan biar tulang punggung dan leher belakang kita dalam keadaan yang benar juga.

Biar tetap rileks, ubah posisi duduk dalam waktu berkala. Suka suka deh mau bentuknya gimana, asal ya itu tadi perlu diperhatikan biar punggung nggak jadi bungkuk.

3. Sediakan Air Putih

Saking serunya ngetik dengan 10 jari, jangan sampai lupa minum air putih ya kakak. Heheh.. biar gak dehidrasi. Apalagi buat orang yang memang kerjanya duduk depan komputer atau laptop, minum air putih yang banyak memang dianjurkan banget.

Jadi, biasakan untuk menyediakan air putih di samping laptop, biar keliatan sama mata jadi sesekali pas pegel, minum deh. Hehe...

4. Latihan Tiap Hari

"Ala bisa karna biasa"
Latihan lah tiap hari ngetik dengan 10 jari berdasarkan petunjuk posisi jari tangan di poin nomer satu tadi. Setelah kita hafal dengan posisi jari-jari kita, lama kelamaan, kita jadi bisa ngetik tanpa lagi melihat keyboard. Bahkan, sambil nutup mata juga bisa. Coba deh, buktikan sendiri.

Nah, buat pemula... bisa nih latihan ngetik pakai aplikasi atau situs web yang ada di internet. Misalnya, typing.com, 10fastfingers.com, atau typeracer.com.

Nah di dua website terakhir yang aku sebutin di atas, kita juga bisa adu kecepatan sama real user lainnya. Dengan adu kecepatan kita jadi tau seberapa tinggi speed ngetik kita.

Kalau kamu masih pakai 11 jari buat ngetik (alias 2 jari telunjuk) atau udah pakai 10 jari nih? Hehehe...

Jadi, gitu deh pengalaman aku ikut Typing Contest dan sekilas tips ngetik dengan 10 jari. Selamat mencoba ya!

Share this Article

16 comments:

  1. Replies
    1. Yoi bro. Bisa dicoba tuh tipsnya��

      Delete
  2. Wah luar biasa mbaaaa ��������. Kalau aku ngetik masih random nih pencet2 tombolnya, gak 11jari sih tp random aja gitu haha. Makasih tipsnya ya mba ✨

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo bisa pakai 10 jari, mungkin speednya bisa naik 2x atau bahkan 4x lebih cepat mba ngetiknya. Hehee monggo dicoba��

      Delete
  3. coba tes buat komen ah...ternyata tambah lama n bolak-balik typo
    hahahaha...

    mungkin karena nggak biasa wkwkwkwk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha iyaa memang harus dibiasakan. Tapi kalo udah biasa ngetik bisa seru banget, dan meringkas waktu.

      Delete
  4. Waah..keren banget..pengen jg dr dulu bisa 10 jari..nanti dicoba ah tips nya..makasih y mba..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa sama2, selamat mencoba ya dan teruslah berlatih��

      Delete
  5. waaaah aku Tim ngetik Pake 11 jari nih. Tapi cepet kok. Cuma sering typo aja ahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seru loh mba bisa ngetik 10 jari. Hehee bisa ngetik sambil nonton pilem hahaa

      Delete
  6. tahniah ...keren banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe makasih... yuk coba latihan ngetik 10 jari��

      Delete
  7. Wah luar biasa mbak, bisa juara satu lomba ngetik cepat. Selamat ya.

    Iya sih, para blogger juga perlu belajar ngetik cepat, apalagi kalo pakai android kan ada aplikasi keyboard yang bisa memberikan opsi teks yang akan kita ketik, namanya apa ya, kok lupa...😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah aplikasi apa tuh? Jadi pengen tau juga nih��

      Delete
  8. Wah, Mbak Putri keren banget bisa jago ngetik sepuluh jari. Dulu jaman masih sekolah, guru TIK pernah kasih semacam praktik mengetik sepuluh jari. Semakin cepat selesainya, semakin nilainya bagus. Eh, ternyata aku yang paling lama selesainya dibanding temen-temen sekelas. Dan sampai sekarang masih belum bisa ngetik pake sepuluh jari. Apalagi sekarang ngapa-ngapain pake smartphone, bikin draft blog pun pake smartphone, tambah lupa caranya ngetik cepat di PC. Sekarang yang dipake ngetik cuma jempol kanan sama jempol kiri doang. Hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaa iya kalau ngetiknya di smartphone skill yang dibutuhkan ngetik 2 jempol hehee

      Delete

Terimakasih ya sudah berkunjung dan membaca artikel di blog ini. Komentar kamu akan muncul setelah disetujui, SPAM dan link hidup otomatis dihapus.