Belajar Seni Hand Lettering Seru Juga! [Bonus Tutorial]

Monday, April 6, 2020 : 10:02
Belajar Seni Hand Lettering Seru Juga! [Bonus Tutorial]
Belajar Seni Hand Lettering Seru Juga! [Bonus Tutorial]
Ada yang belajar seni hand lettering juga gak? Mungkin sebagian di antara kalian udah gak asing dengan seni menggambar huruf yang satu ini. Tapi mungkin ada juga yang gak ‘ngeh’ kalau yang sering kalian lihat itu namanya hand lettering.

Baiklah, kali ini aku mau berbagi pengalamanku belajar seni hand lettering (otodidak). Yap, otodidak. Alias belajar sendiri dari lihat karya orang lain dan berbagai tutorialnya di internet. Aku yakin, kamu juga pasti bisa (kalau mau), ehehehe...

Apa itu Seni Hand Lettering

Secara sederhana seni hand lettering adalah sebuah seni dalam menggambar huruf.

Bagi aku pribadi, menggambar bukan hal yang asing. Sejak aku dibelikan pensil dan spidol dulu jaman sekolah aku udah mulai corat coret buku dan tembok menjadi sebuah maha karya abstrak nan absurd. Hahaha... jangan serius2 amat ya.

Btw soal menggambar, dulu jaman SD aku pernah bikin buku cerita bergambar lalu menggandakannya di tempat fotokopian dan menjualnya ke teman2 sekelas. Gak usah ditanya laku apa gak. Mana ada yang mau beli? Akhirnya kukasih sukarela ke temen2ku yang mau. *sebuah strategi marketing yang salah kaprah. LOL

Back to hand lettering

Menurut aku siapapun bisa membuat karya seni hand lettering, karena pada dasarnya lettering ini gak punya aturan baku. Jadi kita bisa bebas menggambar huruf sekreatif kita.

Lettering hanya mencontoh 2 teknik kaligrafi yakni goresan menurun (downstroke) yang tebal, dan goresan naik (upstroke) yang tipis.

Alat yang digunakan cukup beragam, seperti pensil, spidol, brush pen, gel pen, kapur, dan lain lain. Untuk medianya pun juga, bisa di kertas, tembok, papan kayu, kaca, dan lain lain.

Itu ngegambarnya pakai tangan ya atau aplikasi?

Well, sesuai namanya hand lettering adalah karya tulis tangan. Tapi seiring perkembangan teknologi, sekarang kita bisa membuat lettering secara digital. Tapi menurutku lebih mantep kalau pakai tangan sih, sesuai dengan esensi dari seni ini sendiri.

Belajar Seni Hand Lettering

Seingetku, pertama kalinya belajar seni hand lettering ini sekitar pertengahan tahun 2017. Gak tau gimana ceritanya kok tetiba pengen nyoba2 lettering. Tapi setelah satu dua kali nyoba, ternyata seru juga!

Meskipun pertama belajar 3 tahun lalu, aku belum jadi mastah juga nih sampai sekarang haha... soalnya belajarnya gak serius, hanya sekedar mengisi waktu luang aja selain menulis puisi.

Waktu itu aku beli brush pen merk Tombow untuk belajarnya, sayang oh sayang jemariku yang lentik ini begitu cepat menyakitinya. Ilmu yang masih minim, dan ke-sok-tauan aku bikin ujung brush pen-nya rusak. Haha..

Tapi, aku pantang menyerah dong. Aku langsung rajin liat video tutorial dan beragam contoh lettering di Google. Dari obrak abrik Google, aku menemukan beragam tips dan trik lettering.

Saat itulah aku baru tau kalau spidol biasa aja juga bisa untuk bikin lettering. Berhubung brush pen yang bagus (dan bermerk) mihil alias mehong (bisa di atas 50rb/pcs). Sementara spidol biasa bisa dibeli cuma dua ribuan. Jiwa misqueen-ku menggebu-gebu dong.

Akhirnya aku mulai belajar juga deh cara membuat huruf lettering a-z dengan spidol biasa itu. Not bad kok, bahkan hasilnya sama aja cuma tekniknya aja yang beda.

Contoh Hand Lettering Karyaku

Tadi kubilang masih belum jadi mastah ya, makanya hasilnya belum maksimal. Tapi, lumayanlah cukup membanggakan untuk diriku sendiri. Ehehehe...

Belajar Seni Hand Lettering Seru Juga! [Bonus Tutorial]

 
Belajar Seni Hand Lettering Seru Juga! [Bonus Tutorial]

 
Belajar Seni Hand Lettering Seru Juga! [Bonus Tutorial]

Belajar Seni Hand Lettering Seru Juga! [Bonus Tutorial]

 

Belajar Seni Hand Lettering Seru Juga! [Bonus Tutorial]

 

Belajar Seni Hand Lettering Seru Juga! [Bonus Tutorial]


Cara Membuat Hand Lettering

Seperti yang udah kusebut di atas, hand lettering ini menggunakan teknik upstroke dan downstroke seperti kaligrafi. Terus berlatih adalah kunci supaya jemarinya lemas dan terbiasa menggambar huruf.

Secara sederhana, cara membuat hand lettering bisa kamu coba dengan berlatih membuat upstroke dan downstroke seperti ini. (ini menggunakan brush pen ya)

Belajar Seni Hand Lettering Seru Juga! [Bonus Tutorial]
Latihan Membuat Hand Lettering

Upstroke

Cara membuat upstroke adalah dengan membuat garis ke atas. Karena ujung brush pen seperti kuas, jangan terlalu menekannya saat membuat upstroke. Cukup seperti mengambang aja, supaya menghasilkan garis tipis.

Downstroke

Sementara cara membuat downstroke adalah dengan sedikit lebih menekan brush pen supaya garis yang dihasilkan lebih tebal. Itulah bedanya upstroke dan downstroke.

Kalau sudah terbiasa, mulailah membuat hand lettering a-z secara terus menerus. Kalau udah hafal dengan teknik membuat hurufnya, cobalah untuk membuat lettering dalam rangkaian kata. Mudah banget kan?

Membuat Hand Lettering dengan Spidol Snowman Kecil

Pasti kamu punya atau pernah punya spidol Snowman kecil, kan? Dengan spidol itu kamu juga bisa membuat lettering mirip seperti dengan menggunakan brush pen. Kita hanya perlu berlatih tekniknya aja.

Tekniknya lebih mudah lagi dan gak bikin jari jemari kaku seperti pas megang brush pen. Caranya dengan membuat hurufnya, lalu membuat bagian yang tebal secara manual, seperti gambar di bawah ini.

Belajar Seni Hand Lettering Seru Juga! [Bonus Tutorial]
Latihan Membuat Hand Lettering

Kalau kamu penasaran pengen coba dan belajar seni hand lettering seperti ini hanya bermodal spidol biasa, di bawah aku kasih video tutorialnya yang bisa kamu tonton dan pelajari.

Bagi aku pribadi, belajar seni hand lettering ini seru banget. Kadang aku pakai lettering untuk nulis kartu ucapan buat teman, kado untuk orang spesial, bikin catatan khusus pribadi, atau untuk ngumpulin karya aja yang sering aku upload di Instagram @putridraws

Gimana, apa kamu juga pengen coba membuat seni hand lettering dengan spidol biasa? Kamu bisa liat tutorial selengkapnya di video berikut ini. Selamat mencoba ya!


Share this Article

6 comments:

  1. Anakku sulung yang belajar beginian. Emake kebagian transfer dan bayar saja ketika minta beli brush pen.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sip banget nih kakak, mendukung minat bakat anaknya ya :)

      Delete
  2. Dulu sering iseng2 belajar hand lettering, tapi sejak pake komputer, gak pernah lagi nyoret2, karena font2 hand lettering udah banyak banget dan variatif, itu jg yg kadang bikin mikir, enakan di print lebih rapi 😂 (males maksudnya)

    ReplyDelete
    Replies
    1. walah ini nih ya, semua sekarang serba digital huhu :(

      Delete
  3. Aku pikir hand lettering cuma bisa pakai brush pen doang Mbak. Makanya dulu pengen belajar, tapi gak jadi gara-gara brush pen harganya mahal. Kalau gini kan jadi semangat belajar hand lettering. Karena pake spidol yang murah aja juga bisa. Hehehe.

    ReplyDelete
  4. iya mba pake spidol biasa juga bisa, bahkan pake pena air juga bisa, tekniknya sama seperti pakai spidol. bikin bagian tebalnya manual. cus dicoba mba hehe

    ReplyDelete

Terimakasih ya sudah berkunjung dan membaca artikel di blog ini. Komentar kamu akan muncul setelah disetujui, SPAM dan link hidup otomatis dihapus.