Apa Penyebab Rambut Rontok Berlebihan?

Friday, September 18, 2020 : 10:46

 

Apa Penyebab Rambut Rontok Berlebihan
Apa Penyebab Rambut Rontok Berlebihan?

Apa Penyebab Rambut Rontok Berlebihan? – Halo, Sahabat Amazing! Ada yang punya masalah rambut rontok juga sama seperti aku? Sudah pakai bermacam-macam merek shampoo, hair tonic, dan bahan alami tapi masih juga rontok?

Kadang tuh sampai seperti ‘ah sudah lah, biarkan saja rambut-rambut ini rontok. Kalau mau botak, botak lah hei kau kepala!’ Haha...

Meskipun sebenarnya setiap hari akan selalu ada helai rambut yang berguguran, karena rambut lama akan tergantikan dengan rambut baru.

Tapi, kalau sudah lebih dari 100 helai dalam sehari artinya kamu mengalami rambut rontok. Sek.. sek... aku belum coba hitung nih ada berapa banyak helai rambut yang rontok setiap harinya. Hehe...

Kalau kamu mengalami hal ini, patut waspada ya dan harus berusaha diobati supaya tidak terjadi rambut rontok berlebihan.

Apa Penyebab Rambut Rontok Berlebihan?

Penting deh untuk tahu apa penyebab rambut rontok, karena tanpa disadari ada kegiatan sehari-hari kita yang menjadi pemicu rambut rontok.

Pada kasus rambut rontok biasa, terlalu sering mewarnai rambut, mencatok, atau tidak merawat kulit kepala dengan baik bisa menjadi faktor utama.

Sementara untuk masalah rambut rontok berlebihan, beberapa hal ini bisa jadi penyebabnya. Yuk, coba dicek apakah kamu mengalaminya?

1. Stres Pemicu Rambut Rontok

Kerja seharian, banyak tugas deadline, belum lagi harus beberes rumah, dan masalah-masalah kecil lainnya bertumpuk jadi satu hingga membuat stres bisa jadi pemicu rambut rontok loh, Sahabat.

Ada yang namanya stres psikososial, stres yang muncul karena rasa tertekan atau merasa terancam dari lingkungan sosial. Stres jenis ini nih yang menyebabkan rambut rontok hingga kebotakan.

Jadi, jangan sepelekan stres ya. Rileks sesaat, hangout di akhir pekan, dan curhat ke orang yang dipercaya itu penting loh.

Supaya hati kita tetap tenang, bahagia, dan yang jelas tidak membuat stres. Karena pada dasarnya stres psikososial ini bisa terjadi pada orang yang tidak memiliki semangat dan merasa tidak ada yang mendukung.

Maka, memang penting memiliki orang-orang terdekat yang bisa mengerti kita. Seperti orangtua, pasangan, dan sahabat.

2. Pengaruh Hormon DHT

Selain stres, ada lagi nih yang menjadi salah satu penyebab rambut rontok. Yaitu pengaruh dari hormon Dihidrotestoteron atau disingkat DHT.

DHT ini merupakan hormon androgen yang ada di kelenjar folikel pertumbuhan rambut. Saat adanya perubahan metabolisme androgen di usia dewasa bisa menjadi pemicu rambut rontok secara berlebih.

Baik perempuan maupun laki-laki punya hormon yang satu ini, tapi lebih banyak dimiliki laki-laki.

Kalau pada laki-laki nih DHT memengaruhi pertumbuhan jenggot, kumis, suara besar, dan otot besar.

DHT punya peran aktif dalam pertumbuhan rambut, tapi juga berkontribusi untuk membuat seseorang mengalami rambut rontok lebih dini.

3. Rambut Rontok Setelah Melahirkan

Dimulai sejak masa kehamilan, perempuan mengalami siklus pertumbuhan rambut terjadi di luar kebiasaan.

Dimana hormon estrogen dalam tubuh mengalami lonjakan yang membuat fase hidup rambut lebih panjang.

Itulah yang menjadi alasan mengapa buibuk hamil rambutnya terasa lebih tebal dan jarang rontok.

Tapi eh tapi setelah melahirkan, produksi estrogen kembali normal. Alhasil, siklus pertumbuhan rambut normal kembali, dong.

Ini dia yang membuat rambut rontok berlebihan setelah melahirkan. Tapi sebenarnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan sih, karena akan kembali normal seiring berjalannya waktu.

Biasanya sekitar lima atau enam bulan, tapi ada juga yang mengalami fase ini sampai satu tahun.

4. Akibat Kekurangan Gizi

Setidaknya sebesar 97% dari struktur rambut adalah protein, jadi kalau kamu kekurangan protein bisa mengakibatkan proses regenerasi rambut jadi terhambat.

Selain itu rambut rontok terus menerus juga bisa karena kekurangan vitamin B12, asam folat, dan zat besi.

Jadi, upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah rambut rontok ini ya mengonsumsi berbagai makanan dengan kandungan kaya protein, dan berbagai vitamin lainnya.

Untuk asupan protein bisa didapat dari daging merah, ikan, telur, kacang-kacangan, susu, mentega, dan lain sebagainya.

Selain itu asupan vitamin bisa dari buah-buahan dengan warna merah, oranye, dan kuning, dan sayur mayur hijau, hati, serta minyak ikan.

5. Menderita Penyakit Tertentu

Ini sih yang sangat perlu diwaspadai, karena rambut rontok ternyata menjadi tanda kalau seseorang mengalami penyakit tertentu.

Seperti telogen effluvium yang merupakan kondisi jumlah folikel rambut berkurang sehingga jumlah rambut yang tumbuh akan sedikit.

Biasanya orang dengan telogen effluvium akan mengalami penipisan rambut di ubun-ubun, atau bagian kepala lainnya. Kalau tidak ditangani ya bisa jadi kebotakan permanen.

Anemia juga bisa menjadi penyebab rambut rontok berlebih nih. Tahu kan? Gangguan kesehatan akibat kurang zat besi, sehingga kadar hemoglobin dan sel darah merah menurun.

Selain itu beberapa penyakit yang menjadi pemicu rambut rontok berlebih seperti lupus, alopecia areata, kerusakan kelenjar tiroid, dan PCOS.

Tapi, jangan panik dulu ya.. Perlu pemeriksaan medis terlebih dahulu sebelum akhirnya seseorang didiagnosa memiliki penyakit tertentu.

Beberapa poin di atas merupakan di antara penyebab rambut rontok berlebih. Selain itu, kerontokan rambut bisa juga diakibatkan dari faktor keturunan, efek dari mengonsumsi obat tertentu, atau hal lainnya.

Diagnosis Rambut Rontok

Apa Penyebab Rambut Rontok Berlebihan
Diagnosis Rambut Rontok (source: freepik.com)

Karena ada banyak faktor penyebab rambut rontok, masalah satu orang dengan orang lainnya tentu berbeda.

Supaya penanganannya tepat, perlu dilakukan diagnosis terlebih dahulu. Dimana untuk diagnosis rambut rontok ini bisa dilakukan dengan pemeriksaan kulit kepala, atau pemeriksaan darah. Sementara cara mudah membedakan area rambut rontok seperti:

Rambut rontok sebagian (patchy hair loss): Biasanya karena alopesia areata, terlalu kuat mengikat rambut, kebiasaan memutar atau menarik rambut, atau akibat infeksi jamur.

Rambut rontok menyeluruh (diffuse hair loss): Biasanya karena mengonsumsi obat-obatan, kurang gizi, akibat penyakit tertentu, dan telogen effluvium.

Pengobatan Rambut Rontok Berlebih

Kalau sudah tahu apa penyebab kerontokan rambut, baru deh seseorang bisa mencari solusi tepat untuk masalah tersebut.

Biasanya dalam pengobatan rambut rontok ini bisa dibantu dengan mengonsumsi obat, suplemen, atau dengan operasi. Iya, operasi.

Tepatnya operasi transplantasi rambut, yaitu prosedur operasi yang melibatkan pemindahan rambut dari kulit kepala dan folikel rambut dari area dengan rambut lebih banyak ke rambut yang lebih tipis.

Jadi, dengan melakukan operasi ini bagian yang botak bisa tertutupi dengan rambut dengan tampilan yang lebih alami. Tapi, mikir-mikir dulu kali ya kalau mau operasi ini? Hehe...

Kalau kamu takut menjalani operasi, kamu bisa menggunakan pengobatan rambut rontok lainnya yang dirasa lebih mampu kamu jalani.

Yakni dengan mengonsumsi cukup nutrisi, rajin merawat kulit kepala, tidak berlebihan dalam penataan rambut, dan penanganan lainnya bisa kamu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter ahli.

Mencegah Rambut Rontok Berlebihan

Dalam banyak kasus, peribahasa 'Sedia Payung Sebelum Hujan' memang related ya. Sama seperti masalah rambut rontok, sebelum rontok berlebihan baiknya kita cegah lebih dini.

Caranya? Cara paling mudah yang bisa dilakkan adalah dengan mengurangi penggunaan alat pemanas seperti catokan, mengeriting rambut, mewarnai rambut dan penggunaan bahan kimia lainnya.

Selain itu, jangan terlalu kuat atau kencang saat mengikat rambut, dan tidak menyisir rambut saat keadaan basah.

Perhatikan lagi dalam pemilihan shampoo, gunakan kandungan shampoo yang sesuai. Kalau dibutuhkan kamu bisa menggunakan shampoo bayi yang cenderung lebih lembut. 

Kamu juga bisa menggunakan bahan-bahan alami yang dipercaya dapat menguatkan akar rambut, dan mencegah kerontokan seperti lidah buaya atau aloe vera.

Yuk, ah mulai dari sekarang lebih perhatikan kesehatan rambut sebagai bentuk peduli dengan diri sendiri.

Kalau kamu belajar hal baru dari artikel apa penyebab rambut rontok berlebihan ini, yuk bantu bagikan ke teman-teman lainnya dengan share melalui media sosialmu 😊

 



Sumber referensi:

www.halodoc.com

www.klikdokter.com

www.aladokter.com

Share this Article

Saat ini 0 Comments :